Review EF16.8

Helloooo! Ga kerasa udah review tantangan yang kedelapan di tahun 2016 ini. Tantangannya sendiri ada di link ini tentang alasan kita pergi ke bioskop 🙂 . Nah, post kali ini adalah tulisan mbak Dwi Ariyanti yang direview oleh salah satu mentor kita mbak Dhitasari. Oya, selain memberi beberapa koreksi, mbak Dhita juga memberi poin / catatan kecil di akhir review ini. Jadi kalau teman-teman melihat tulisan seperti ini *Note 1* itu artinya teman-teman bisa melihat penjelasan lebih lanjut di poin nomor 1.


REVIEW

[The] Reason[s] [Makes] I Go and Watch A Movie

I write this post for BEC, this is my first time join [-ing] EF challenge. Sorry for [my] grammar mistake[s] ^.^

 I rarely go to the cinema, unless to watch movie genre that I like. What genre are they? Horror and thriller, like Insidious, Conjuring, the Raid, and so on. Even, my brother called me [a] psychopath because I love movies like that lol. If according to my friend who studied in psychology study she said [it is] maybe because I [was too quiet people] [am a quiet person] *Note 1*, so I switch my aggressive side by watching that [those] *Note 1*. I don’t know, [if] is it true or not, what theory so she can conclude that [what theory she has] hehe

 So, for others genre[s] *Note 1I’m not interested watched [-ing those] *Note 1* in cinema, [I] just wait until the movie can be download[ed] *Note 2*or watch[ed]*Note 2,5* in youtube later. Sometimes, I go to the cinema to accompany my husband. He loves super hero [satu kata, superhero, tidak dipisah] movies[,] for example Spiderman, Batman, Superman, The Avenger, X-man.

 Moreover, at this time I’m living in Padang. In here, we doesn’t [don’t]1 have Cinema 21. Padang is one of the two capital[s]*Note 1* that [does] not have cinema beside Aceh cmiiw. In here, to watch cinema we can go to the Pasar Raya, but the film is limited.

 I feel lazy to watch in Pasar Raya because my friends said the condition is not good. But maybe I must watch to know the truth what exactly the situation of that cinema [is]. So, I can write the real condition in my blog too. But lately I hear that Padang will built cinema 21. I hope it will become [a] reality.

 

So, the reason[s] I want to go to the cinema, [are]:

The films are really my preferences. In this year (2016), many horror movies will be shown [kedua kalimat ini bisa digabung dengan menambahkan koma] Like Conjuring, Halloween xixixi. If I watch horror movie in cinema I can feel [the] horor [double ‘r’ di tengah untuk horror] feeling with dark room, voice hysterical [hysterical voice] *Note 3* from [the] audience. So watching horor [double ‘r’ di tengah] movie in cinema [is] better than watching alone in my room.

Beside that, there are others factor that I considered when watch [ing]  [a] cinema:

  • Movie schedule. Because I have husband and son, so we must arrange [a] good time to watch [a] movie. Now, I am currently undergoing [a] long distance marriage so when I go home, time is too precious for watching cinema. I only have few times with my family, so I only stay at home when I went home.
  • The cinema [is] near from my house. Margo City is my [our] favorite cinema for me and my husband.

Actually, I have not yet watched AADC2, too. Padang Raya cinema aired [‘shown’ mungkin lebih tepat, karena kata ‘aired’ itu berarti disiarkan untuk TV atau radio] that but that’s not my favorite movie, so I just want to know what final story from AADC from my friend, that’s enough for me. Beside that, I feel too lazy for queuing hehe. So, I just waiting from [for] youtube [version]  later.

 

I love watch korea[n] *Note 4* movies, thailand [Thai]*Note 4*movie and hollywood movie. In [the] weekend[s], if I didn’t [don’t] work overtime, I could watch 1 until [‘or’, karena meski ‘until’ juga berarti ‘sampai/hingga’, tapi lebih digunakan untuk menyatakan durasi waktu, dan bukan jumlah benda] 2 horror movie by streaming youtube. In another night, I watch another genre like inspirational movie like Flying Color from Japan that can motivate my dream [to] study abroad. I streaming hollywood movie too in all genre to improve my listening skills

 

The memorable experience when watch[ing movie] in cinema were:

  • The price drink [‘drink/beverage price’]*Note 3* [is] more expensive than price ticket [ticket price] *Note 3* so I bought bubble drink outside and hide [hid]5 [it] in my bag. [Catatan: kata ‘it’ disisipkan antara ‘hid’ dan ‘in’ untuk menunjukkan secara spesifik apa yang disembunyikan. Tanpa kata ini, kalimat tersebut berarti ‘saya’ yang sembunyi di dalam tas setelah beli minuman :)]
  • After quieing [queueing]  in front of locker tiket [ticket box] *Note 3* The seat only remain two availabe [available] in apart position. So we watch movie in different area[s] and my husband nag me all day
  • My husband could not watch from the right side. Otherwise, his neck would be sore and his head could be dizzy for days after
  • The most awkward in cinema when this happen wkwk

Catatan dari Mentor

Salam, mbak Dwi Aryanti,

Terima kasih sudah menulis dan bersedia direview untuk pembelajaran bersama. Tulisan mbak cukup bagus dan mudah dipahami. Ada beberapa hal yang dapat kita pelajari bersama dari tulisan mbak. Angka-angka kecil di samping tanda kurung review saya itu menunjukkan referensi bahasan di bawah ini untuk topik yang spesifik. Sudah siap? Yuk meluncur!

 

Dalam tulisan mbak ada beberapa typo (salah ketik) ejaan kosa-kata. Untuk ini saran saya hanya supaya kita lebih hati-hati saja. Kalau ngetiknya menggunakan MS Word, akan ada spelling check yang membuat kita setidaknya tahu bahwa ada kesalahan di situ. Kalau ada cacing merahnya, bisa dicek lagi ejaannya. [Admin: sudah pernah dibahas di post BEC ini: Tips: Memanfaatkan “Pengoreksi Ejaan” Bahasa Inggris]

 

  1. Bentuk jamak dan tunggal (singular-plural). Memang perlu perhatian ekstra untuk menjadi terbiasa menggunakan bentuk jamak dan tunggal dengan tepat. Berikut ini contoh dari tulisan mbak (yang lainnya bisa dilihat di tulisan di atas dengan kode *Note 1*
    a. “I was too quiet people. Kata ‘people’ adalah bentuk jamak, jadi artinya orang banyak. Kalau hanya untuk mendeskripsikan diri sendiri, gunakan kata tunggal, “I am a quiet person” Catatan tambahan dari saya: ‘was’ digunakan untuk bentuk lampau, yang berarti mbak dulu pendiam tetapi sekarang sudah berubah. Kalau sekarang mbak masih sama seperti yang dulu, masih pendiam tapi suka film horor, gunakan bentuk “I am”.

    b. “…..so I switch my aggressive side by watching 
    that.” ‘that’ di sini merujuk pada film-film bergenre horor, yang tentunya tidak hanya satu kalau merujuk dari konteks paragraf. Untuk itu, lebih tepat menggunakan ‘those’.c. “In here, we doesn’t have Cinema 21.” Kata ‘we’ merujuk pada warga kota Padang, yang jumlahnya jamak/lebih dari satu. Jadi, ‘doesn’t’ harus diganti ‘don’t’.

    d. Satu dari banyak: “Padang is one of the two capital[s]1 that [does] not have cinema beside Aceh cmiiw.”. Maksud kalimat ini adalah bahwa Padang adalah satu dari dua ibu kota (propinsi) yang tidak memiliki bioskop 21. Karena dua adalah jamak, maka kata ‘two capital’ menjadi ‘two capitals’. Contoh lain: “I went to the cinema with two of my best friends”. Best friend kita ada banyak, tapi kita hanya pergi dengan 2 orang dari mereka. Jadi kalau kita bertemu bentuk “satu/dua/beberapa dari [kata benda]”, maka hampir bisa dipastikan kata bendanya jamak.

  2. Bentuk pasif (passive form). Yang membuat bentuk pasif unik adalah bahwa obyek kalimat berada di depan, dan subyek kalimat berada di belakang kata kerja. Verba atau kata kerjanya akan berbentuk V3 (past participle).Bentuknya di Bahasa Indonesia serupa, dengan menambahkan awalan ‘di-’ dan kadang akhiran ‘-kan’ pada kata kerjanya. Contoh: Budi makan mangga (aktif) menjadi mangga dimakan Budi. Untuk contoh bahasa Inggrisnya mari kita gunakan potongan kalimat dari tulisan mbak:

    “….just wait until the movie can be download or watch in youtube later.”

    Subyek dari kalimat adalah penulis (dalam hal ini telah mengalami proses eliminasi bahasa), dan obyeknya adalah ‘movie’. Kalau saya tulis lengkap, ini kalimatnya:

    “…..just wait until the movie can be downloaded or watched in youtube later by me

    Kalimat ini juga menggunakan struktur paralel, yang akan dibahas di poin 5.

3. Urutan kata. Penataan kata yang menerangkan dan diterangkan dalam bahasa Inggris berbeda dengan bahasa Indonesia. Dalam bahasa Inggris penataan tersebut boleh dibilang terbalik! Jadi kalau kita mau menuliskan “harga tiket” (menerangkan-diterangkan), kita harus membalik urutannya dalam bahasa Inggris, menjadi “ticket price” (diterangkan-menerangkan). Contoh lain bisa dilihat di tanda kurung dengan kode superscript 3.

4. Kata sifat terkait nama negara. Contoh di sini adalah “Korean movie”. Setiap nama negara memiliki bentuk sifatnya sendiri-sendiri yang diikuti kata benda (menggambarkan sifat/karakteristik/asal benda tersebut), seperti Indonesia menjadi Indonesian, America menjadi American, France menjadi French, Chile menjadi Chilean, Thailand menjadi Thai. Kalau nama suatu negara diikuti benda, pastikan kita mengubah bentuk nama negara tersebut menjadi bentuk adjective-nya.

5. Struktur paralel (parallel structure). Konsep struktur paralel menyatakan bahwa dalam satu kalimat yang terdiri dari beberapa bagian, setiap bagiannya menggunakan jenis verba yang sama.

Contoh mudahnya: “I love reading, playing music, and writing.” Semua hobby dinyatakan dalam bentuk gerund. Bisa juga ditulis dalam bentuk infinitive semua “I love to read, play and write”. Intinya, semua bentuk verba ditulis dalam bentuk yang sama.

Contoh dari tulisan mbak (dengan koreksi saya): “…..so I bought bubble drink outside and hide [hid]5 [it] in my bag.” Dalam hal ini bentuk verba pertama (bought, V2) berbeda dengan bentuk verba kedua (hide, V1). Karena saya lihat konteksnya adalah pengalaman masa lalu, maka saya sarankan kata ‘hide’ diubah menjadi bentuk lampau.

 

Demikian masukan saya,semoga bermanfaat bagi kita semua. Kalau mbak atau rekan-rekan pembaca ada pertanyaan, jangan sungkan untuk menghubungi kami. Kami akan dengan senang hati membantu. Terus berlatih dan tetap semangat belajar ya mbak!

 

Terima kasih!


Semoga teman-teman dapat manfaat dari hasil review ini ya! Admin mohon maaf kalau ada salah-salah ketik atau edit ya…. (Kalau ada bisikin miminnya ya, biar diperbaiki :p ) Silakan yang mau komentar, tanya, atau apapun! 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s