KISS – Keep It Simple, Sweetheart

Halo-halo teman-teman. Sudah lama sekali blog ini hiatus karena ini itu dan sebagainya. Pasti banyak banget alasan yang bisa dimunculkan dari kepala. Tapi kami tidak berniat untuk memberikan alasan itu kok.

Ternyata kangen juga untuk update di sini dan belajar bareng teman-teman.

Keep it simple, Sweetheart

Keep it simple, Sweetheart


Kenapa ide tentang KISS ini muncul? Karena beberapa waktu lalu saya sendiri membaca buku lama berjudul How Starbucks Saved My Life dan ada filosofi KISS yang dibahas di sana. Filosofi yang dipakai oleh orang-orang dunia periklanan ketika melakukan presentasi.

Baca juga cara belajar Bahasa Inggris melalui membaca buku.

Kemudian saya sendiri teringat KISS ini waktu Om Riyan, Om Andik dan Bu Vita membahas mengenai postingan apa sebaiknya yang kita tulis setelah sekian lama. Apa ya yang kira-kira ringan buat dibahas buat awal setelah lama tidak update. Kenapa gak bahas KISS aja?

Keep It Simple Sweetheart (KISS) Ketika Belajar Bahasa Inggris

Lebih Sederhana Lebih Baik

Satu prinsip yang saya pegang setelah BEC jalan waktu menulis dalam Bahasa Inggris yang merupakan ajaran dari semua mentor tercinta adalah:

Buat kalimat sesederhana mungkin untuk bisa dimengerti dan menghindari kesalahan.

Satu saran yang sangat-sangat berguna untuk meningkatkan clarity dalam kalimat-kalimat yang saya buat. Yes, sehari-hari dalam pekerjaan, saya harus membuat credit memo untuk mendapatkan approval dalam Bahasa Inggris! Dan dengan kalimat yang lebih sederhana, saya bisa menyampaikan credit proposal dengan lebih efektif.

Memang di Bahasa Inggris sendiri terdapat kalimat majemuk setara dan sebagainya yang akan bagus apabila dipergunakan secara tepat, tapi kalau salah pakai dan berantakan, maksud yang mau kita sampaiakan akan sulit ditangkap juga. Seperti misalnya saya mau bilang:

“Saya baru saja membeli puding dengan saus mangga yang enak sekali”

Kalau mau dijadikan satu kalimat saya akan mengatakan:

“I just bought a pudding which has mango sauce that very delicious”

Saya sendiri tidak yakin kalimat itu benar atau salah. 😀 Tapi saya juga bisa mengatakan:

“I just bought a pudding, it has very delicious mango sauce.”

Jadi, saya sendiri merasa tidak perlu memaksakan diri. Kalau memang bisa diungkapkan dengan lebih sederhana kenapa tidak? Clarity dari apa yang saya sampaikan pun lebih terlihat. Maksud yang mau saya sampaikan adalah saus mangga dari puddingnya sangat enak.

Jangan Terjemahkan Langsung dari Bahasa Indonesia

Wanti-wanti nasihat lain dari para mentor tercinta adalah:

“Jangan pernah terjemahkan langsung dari Bahasa Indonesia”

Baca juga postingan tentang tiga hal sederhana untuk mengakrabkan diri dengan Bahasa Inggris.

Kenapa kok tidak boleh langsung menerjemahkan langsung dari Bahasa Indonesia? Karena struktur dari Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris berbeda. Langsung menerjemahkan Bahasa Indonesia ke Bahasa Inggris terkadang akan membuat kalimat hasil terjemahan menjadi aneh.

Saran yang paling saya ingat adalah mencoba menerjemahkan maksud kalimat  yang ingin saya sampaikan dengan sederhana menggunakan kaedah grammar yang mudah. Mungkin tidak berhubungan 100% tapi tulisan Mbak Yo tentang ejaaan ini bisa jadi tambahan pengetahuan yang bagus. 

KISS dengan Stupid instead of Sweetheart

Ya, KISS yang dimaksud di postingan ini sebenarnya merupakan kependekan dari Keep It Simple, Stupid. Cuma saya takut banyak yang akan tersinggung (merasa) dipanggil Stupid. 

Sementara kalau saya sendiri lebih memilih menggunakan versi aslinya dibandingkan menggunakan Sweetheart. Kenapa? Karena sesungguhnya lah saya orang yang bodoh. I really am stupid. 

Begitu banyak hal yang saya tidak tahu dan masih harus saya pelajari. Dengan begitu akan terus  mengingatkan saya untuk selalu menggunakan format sederhana. “Just keep it simple, stupid.” adalah yang selalu saya katakan ke diri sendiri.

Jadi, untuk lebih mudah belajar Bahasa Inggris ingatlah selalu untuk menggunakan pola kalimat yang sederhana. Keep it simple, sweetheart. ☺️

 

We’re starting our Facebook Group!

Hello!

We’re finally ready to start our Facebook Group! You might already follow BEC’s blog and twitter, but let’s take this “connect-learn-have fun” thing to a new level by joining our Facebook Group 🙂 . We hope there will be more interactions there, with the admins and the mentors and between members. Hopefully this can be a kind of replacement to our previous learning WhatsApp group.

So? Let’s connect, learn, and have fun! We’re looking forward to see you there 🙂

Sedang berlatih menulis dalam bahasa Inggris? Coba cara ini yuk!

Menulis itu, menurut saya, adalah suatu keterampilan. Karena itu, butuh dilatih. Seperti halnya keterampilan yang lain, bisa jadi ada orang-orang yang memang dikaruniai bakat menulis, tapi itu tidak lalu menjadikan latihan tidak penting.

Membaca: penting untuk berlatih menulis (dalam bahasa asing)

Lalu, bagaimana sih cara berlatih menulis? Menurut pengalaman saya, membaca adalah salah satu hal penting untuk berlatih menulis. Seperti halnya anak kecil yang  mendengar dulu, baru berbicara, begitu juga dalam proses menulis. Salah satu guru saya pernah berkata, kira-kira seperti ini, “Untuk membuat tulisan 1000 kata, tentu saja kita harus menguasai lebih dari 1000 kata.”.

Nah, tentu saja ini berlaku juga untuk menulis dalam bahasa asing. Dari membaca, kita bisa tahu berbagai hal, sepertipilihan kata yang tepat untuk suatu konteks tertentu, atau  ungkapan-ungkapan tertentu yang tidak bisa kita dapatkan hanya dengan menerjemahkan bahasa kita. Beberapa kali para mentor BEC mengingatkan, “Hindari menerjemahkan langsung kata per kata dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris!”. Lha terus gimana dong menyusun satu kalimat tertentu tanpa menerjemahkan kata per kata? Nah, banyak membaca adalah jawabannya.

Contoh strategi saya membaca untuk berlatih menulis

Hihi, sebagai contoh, izinkan saya berbagi strategi saya ya!

Continue reading

[The Tidbits] This is How You Find Us!

Halo-halo manteman. Sudah lama sepertinya sejak postingan tidbit terakhir ya. 😀 Nah kali ini kami mau ngajakin kalian semua buat ngintip kira-kira kenapa sih orang-orang pada mampir ke blog ini.

Yes, tentunya selain postingan challenge setiap dua minggu sekali (yang terakhir kemaren ngajakin temen-temen share apa aja sih alasan yang membuat kalian pergi ke bioskop dan nonton film dan juga reviewnya yang bikin temen-temen datang ke sini, ada juga yang nyampe ke blog ini melalui hasil pencarian. Iya pencarian hal-hal tertentu yang bikin google kasih link ke sini.

Banyak di antaranya sih hasil pencariannya memang berhubungan sama Bahasa Inggris. Tapi-tapi-tapi banyak juga yang menurut kami layak dishare di sini. Hihihi.. Jadi apa aja sih kata kunci pencarian yang bikin kami takjub? Ini dia:

1. hanya itu yang ingin saya dengar dalam bahasa english

Waduh, jadi bikin penasaran Mbak/Mas, apa sih yang didengar dalam Bahasa Inggris sampe cuman maunya dengar hanya itu? Aselik mimin jadi terkepo-kepo deh ya. Bahahaha.

Eh wait, ini mimin yang salah ngarti ya? Maksudnya nanya terjemahan gitu ya? Dalam Bahasa Inggris gimana sih cara ngomong : Hanya itu yang ingin saya dengar? Eh iya gitu apa nggak sih? 😀

Kalo memang ya, terjemahan bebasnya sih kalo di film-film yang suka saya tonton ngomongnya begini:

“I only want to hear that”

Continue reading

Ini cara saya lebih mudah memahami tulisan berbahasa Inggris!

 

Halo! Saya ingin berbagi pengalaman lagi nih. Kali ini berhubungan dengan cara memahami bacaan atau tulisan berbahasa Inggris. Seperti halnya tulisan pada umumnya, tulisan berbahasa Inggris ada bermacam tipe, di antaranya tulisan artikel, berita, buku, buku teks (text book), blog, dan lain sebagainya. Trik yang akan saya bagi ini adalah berdasarkan pengalaman dalam pekerjaan yang mengharuskan saya akrab membaca tulisan berjenis artikel ilmiah dan buku teks. Tapi jangan kuatir… 😀 tentu saja bisa diterapkan untuk tulisan berbahasa Inggris lainnya. Semoga teman-teman yang cukup sering membaca artikel ilmiah dan text book (mungkin yang mahasiswa atau pelajar? :p  dan teman-teman lain :p ) bisa terbantu ya!

Trik memahami kalimat dalam text book dan artikel berbahasa Inggris: KENALI BAGIAN-BAGIAN KALIMATnya!

Seringkali kalimat dalam buku teks atau artikel cukup panjang dan mengandung banyak kata. Kadang juga ada kalimat majemuk, atau juga anak kalimat atau klausa panjang yang menggantikan subyek atau obyek. Kadang melihat kalimat panjang ini saja sudah bikin keder :/ dan terasa sulit sekali dipahami. Padahal, begitu kita paham mana subyek, predikat, dan obyek kalimat itu, kita bisa lebih mudah memahaminya (yaa setidaknya itu pengalaman saya :p ). Gimana cara saya mengenalinya? Hehe.. senjata utama saya adalah pulpen merah 😀 .

 

from dreamstime and cartoonstock

Continue reading

The Tidbits: I Keep Coming Back to These Blogs Written in English

How are you all My Friends?

Thanks for coming back to this blog! It has been a wonderful journey for us and hopefully you can get something from this blog while we are having fun running it! 😀

This time, I would like to share with you a list of blogs that keep me coming and visiting to read. I get so many insights, knowledge and things that I can use in life. Haha 😀 Yes, the blogs are in English but they all are owned by Indonesian, either living abroad or still in the country. 🙂 Hopefully, you can find them useful and or maybe you can add your own list in the comment sections for blogs written in English owned by your friends!

Continue reading

Tips Belajar Bahasa Inggris: Tiga Misteri

Teman-teman mungkin mengenal nama I Made Andi Arsana, yang sering berbagi bermacam-macam tulisan inspiratif di blognya, mulai dari tips seputar beasiswa, perkuliahan, belajar dan serba-serbi hidup. Kali ini, izinkan saya berbagi tulisan mas Andi atas pertanyaan tentang tips belajar Bahasa Inggris. Ada satu tips utama dari beliau 😀 . Apakah itu? Simak yuk…

a madeandi's life

Sering saya mendapat pertanyaan tentang tips belajar Bahasa Inggris. Biasanya saya balik bertanya “bagaimana caranya belajar Bahasa Indonesia?”. Umumnya penanya tidak bisa menjawab secara spontan dan bahkan ada yang terkejut dengan petanyaan itu. Kebanyakan tidak bisa menjawab karena memang tidak pernah merasa belajar Bahasa Indonesia. Tentu saja bisa Bahasa Indonesia karena itu adalah bahasa kita sendiri. Tapi, seriously, pasti ada proses belajar di situ. Anehnya, mengapa kita bahkan tidak pernah merasa belajar? Ada tiga hal penting, menurut saya, terkait belajar Bahasa Inggris. Saya menyebut itu sebagai tiga misteri.

View original post 616 more words

aturan dasar tentang grammar bahasa inggris

Aturan Dasar Tentang Grammar Yang Perlu Kamu Ketahui

Post kali ini diambil atau lebih tepatnya diterjemahkan dari blog Grammarly. Saya melihat post tersebut bagus banget untuk dipahami kalau kita sedang belajar bahasa Inggris. Aturan Dasar Tentang Grammar (English Grammar Rule Basic) yang harus kita ketahui saat belajar bahasa Inggris. Apa sajakah itu? Mari kita simak bersama.

Aturan Dasar Tentang Grammar yang Perlu Dipahami Kalau Belajar Bahasa inggris

aturan dasar tentang grammar bahasa inggris

Aturan Dasar Tentang Grammar

Continue reading

Elevate Brain Training

Elevate! Belajar Bahasa Inggris Lewat Game

Sudah pernah coba Elevate – Brain training? Sebuah game buat melatih otak dan kemampuan belajar Bahasa Inggris?

Sepertinya lama-lama saya akan menulis tentang bermain-main sambil belajar Bahasa Inggris deh. Masih ingat tulisan saya belajar melalui musik? Hehehe. Nah kali ini tentang belajar Bahasa Inggris melalui game.

Beberapa minggu yang lalu ada yang komen di postingan blog saya di sebelah, cerita tentang game Elevate. Saya pun tertarik dan mencoba mendownloadnya. Yanamapun game, apalagi dengan iming-iming melatih kemampuan Bahasa Inggris kan? Muihihihihi.. 😀 Continue reading

Tiga hal sederhana akrabkan diri dengan bahasa Inggris

Bukan hanya sekali-dua kali para mentor BEC berpesan, “Hindari menerjemahkan langsung kata per kata dari bahasa Indonesia (ke bahasa Inggris)!”. Apalagi, satu kata dalam bahasa Indonesia bisa punya beberapa terjemahan dalam bahasa Inggris. Misalnya, kata “malu” yang bisa diterjemahkan menjadi “shy”, “embarrassed”, atau “ashamed”, di mana ketiganya kadang tidak bisa saling ditukar penggunaannya karena memiliki arti yang sedikit berbeda dan tergantung konteks kalimatnya.

Lalu bagaimana caranya menemukan ungkapan yang “pas” saat kita mencoba menerjemahkan bahasa Indonesia ke dalam bahasa Inggris (atau bahasa asing lainnya)? Jawabannya pasti sudah sering didengar: banyak baca, banyak lihat, banyak dengar (dalam bahasa Inggris). Kalau kemarin sudah ada tulisan tentang belajar bahasa Inggris dari lagu, di post kali ini, saya ingin berbagi hal-hal sederhana yang saya lakukan untuk “mengakrabkan” diri saya saat saya belajar bahasa asing. (Dan karena ini BEC, saya khususkan tulisan ini tentang belajar bahasa Inggris ya 🙂 ). Continue reading