Present Continuous Tense

A-ha. Present continuous adalah bentuk tenses yang dipakai ketika pembicara ingin menjelaskan tentang sesuatu yang sedang terjadi, sedang dalam proses, atau dalam pengerjaan.

Sumber dari sini...

Sumber dari sini…

Contoh:

  • They are doing some exercises.
  • I am eating the bacon.

Formula dasar yang dipakai:

S + (is, am, are) + V-ing (present participle)

Biasanya, kebanyakan kata kerja dapat diubah menjadi bentuk present participle. Namun, ada beberapa kata kerja yang tidak dapat diubah menjadi bentuk ini. Kata-kata kerja tersebut dinamakan stative verbs, atau kata-kata kerja yang tidak menggambarkan suatu proses atau pergerakan.

Contoh dari stative verbs adalah kata-kata yang menggambarkan pengetahuan/pendapat, kepemilikan, atau emosi. Kata-kata ini tidak dapat digambarkan dalam present continuous tense, dan mereka, jika dimasukkan dalam kalimat, tetap dalam bentuk simple present.

Misal: deserve, know, recognize, prefer, understand, own, belong, need, possess, feel, hate, love, sound.

Contoh kalimatnya:

  • He deserved it, I know. She didn’t recognize him, how could she prefers that man to be a candidate for the next class’ president?
  • I understand that you aren’t the owner of that property.

Bukan:

  • I am knowing that he deserved it.
  • I am understanding that you aren’t the owner of this property.

 

Sekian materi minggu ini, kalau ada yang mau didiskusikan silahkan masukkan di kolom komen atau colek aja miminnya BEC di @blogenglishclub yaaa.

 

Sumber: http://www.grammarly.com/blog/2015/present-continuous/?utm_source=grammarly&utm_medium=email&utm_campaign=BlogNL&utm_content=NL_110615

Advertisements

3 thoughts on “Present Continuous Tense

    • BEC says:

      Terima kasih atas pemicu diskusinya! 😀
      Hehe.. betul, kadang ada perkecualian dalam tata bahasa. Di bagian akhir post tercantum link referensi admin (yang kemarin belum sempat dicantumkan..adminnya sibuk ama kerjaannya masing-masing jadi belum sempat ngubek-ngubek nyari link referensi post yang sudah diketik sekitar seminggu lalu 😛 ).

      Nah di link itu ada diskusi tambahan terkait perkecualian ini.. termasuk penjelasan bahwa ada beberapa kata kerja yang bisa mempunyai dua sifat, stative dan dynamic (misalnya “think” atau “be”). Bisa dibaca lebih lanjut contoh-contohnya.

      Ada juga pembahasan tambahan terkait tagline McD yang terkenal: “I’m Loving It” yang secara tata bahasa kurang tepat (karena “love” bersifat stative), tapi tetap digunakan sebagai tagline karena dianggap stylish dan “nendang” 😀

      Liked by 2 people

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s